Pintu Air Irigasi Elektromekanis Kombinasi Aliran Atas dan Bawah

Susi Hidayah, Aditya Prihantoko
*

Sari


Pengaturan debit merupakan aktivitas penting dalam operasi jaringan irigasi. Hal ini umumnya dilakukan menggunakan pintu bukaan bawah (misalnya pintu sorong) yang memiliki kelemahan terkait sifat hidrolis aliran dan benda hanyut. Kelemahan ini tidak terjadi pada pintu bukaan atas (misalnya skot balok) namun tipe pintu ini sulit dioperasikan, untuk itu, diperlukan pintu air irigasi kombinasi aliran atas dan bawah sehingga kelemahan-kelemahan ini dapat dihindari. Makalah ini memaparkan hasil pengembangan pintu air irigasi elektromekanis kombinasi aliran atas dan bawah yang dapat mampu mengatasi permasalahan kehilangan energi dan ketidakakuratan bangunan ukur karena sedimentasi. Pintu ini didesain agar mudah dioperasikan menggunakan sistem elektromekanis bertenaga surya yang dapat dimonitor dan dikontrol dari jarak jauh. Selain itu, pintu dibuat menggunakan bahan alternatif komposit GFRP honeycomb. Metode yang dilakukan yaitu uji laboratorium dan lapangan terhadap desain pintu aliran atas dan bawah. Berbagai hasil uji menunjukkan bahwa pintu air secara fisik memenuhi nilai syarat pembebanan. Secara hidraulik, pintu dapat memberikan prediksi debit yang akurat pada kombinasi variasi tinggi muka air di atas ambang 10, 20, dan 30 cm.  Pintu air ini juga dapat mengatur debit secara efektif untuk memenuhi perubahan kebutuhan air di areal layanan. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat sebagai referensi konsep pintu air sorong ganda seperti yang terdapat dalam.


Kata Kunci


pintu air; kombinasi; aliran atas dan bawah; GFRP; pintu sorong ganda

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aminuddin, Suwardji, & Basuki E. (2014). Rancang bangun alat penyiraman tanaman otomatis dengan sistem irigasi tetes berbasis pompa energi surya dari sumber air sumur tanah dalam pada lahan kering. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, 2(2), 79-86.

Balai Litbang Teknologi Irigasi. (2015). Penelitian Komponen Struktur Jaringan Irigasi (Laporan Akhir). Bekasi: Balai Irigasi, Puslitbang SDA, Balitbang, Kementerian PUPR.

Binilang, A. (2014). Perilaku hubungan antar parameter hidrolis air loncat melalui pintu sorong pada saluran terbuka. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 4(1), 41-44.

Direktorat Irigasi dan Rawa. (2013a). Standar Perencanaan Irigasi – Bagian Bangunan (KP-04). Jakarta: Direktorat Irigasi dan Rawa, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.

Direktorat Irigasi dan Rawa. (2013b). Standar Perencanaan Irigasi – Bagian Perencanaan, Pemasangan, Operasi dan Pemeliharaan Pintu Pengatur Air (KP-08). Jakarta: Direktorat Irigasi dan Rawa, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.

Hasan, H. (2012). Perancangan pembangkit listrik tenaga surya di Pulau Saugi. Jurnal Riset dan Teknologi Kelautan, 10(2), 169-180.

Kumar, M., Reddy, K.S., Adake, R.V., & Rao, C.V.K.N. (2015). Solar powered micro-irrigation system for small holders of dryland agriculture in India. Agricultural Water Management, 158, 112–119. DOI: 10.1016/j.agwat.2015.05.006

Prihantoko A., Joubert, M.D., & Rahmandani, D. (2015). Penggunaan material komposit sebagai komponen pintu air alternatif. Jurnal Irigasi, 10(1), 49-56.

Sirait, S., Saptomo, S.K., & Purwanto, M.Y.J. (2015). Rancang bangun sistem otomatisasi irigasi pipa lahan sawah berbasis tenaga surya. Jurnal Irigasi, 10(1), 21-32.

Subramanya, K. (2009). Flow in Open Channel. Singapura: McGraw-Hill International.

Tusi A., Setiawan, B.I., & Sofiyuddin, H.A. (2010). Pengembangan pintu air GFRP (Glass Fiber Reinforce Plastic). Jurnal Irigasi, 5(1), 57-67.

Zheng, L., Li, M., Wu, C., Ye, H., Ji, R., Deng, X., & Guo, W. (2011). Development of a smart mobile farming service system. Mathematical and Computer Modelling, 54(3–4), 1194–1203. DOI: 10.1016/j.mcm.2010.11.053


Statistik Tampilan

Sari : 732 kali
PDF : 1873 kali


DOI: http://dx.doi.org/10.31028/ji.v11.i2.113-124

Hak Cipta (c) 2016 Jurnal Irigasi



Jurnal Irigasi terindeks oleh:

 

Creative Commons License

Jurnal ini di bawah lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hak Cipta Jurnal Irigasi, didukung oleh OJS.